Kategori
Society

Kini, Pembaca yang Tekun adalah AI, Bukan Manusia

Sebagian besar manusia kini menghabiskan waktu luangnya untuk doomscrolling. Istilah ini merujuk pada aktivitas yang berlebihan dalam mengakses konten-konten di media sosial dan berita-berita singkat. Konten-konten yang banyak dikonsumsi terutama yang memicu rasa amarah, kecewa, tersinggung, dan akhirnya pertengkaran yang tidak perlu. Desain sebagian besar media sosial yang ada saat ini membombardir pengguna internet dengan konten-konten yang memicu rasa ketagihan, sehingga beberapa pengguna internet bahkan akan gelisah jika tidak bisa mengakses suguhan konten-konten semacam itu. Aplikasi media sosial bisa tahu masing-masing pengguna internet maunya konten yang seperti apa yang ingin dilihat, dengan melakukan evaluasi terhadap aktivitas mereka di internet pada masa lampau.

Kategori
Society

Emergency vs. Emergence

Aku sedang berdiri di MRT yang berangkat dari stasiun Changi Airport menuju ke stasiun Tanah Merah, di Singapura. Cukup lama aku memandangi deretan bangunan tinggi perkantoran dan permukiman, yang di dalam dunia arsitektur disebut sebagai amplop. Kemudian mataku tertuju pada sebuah kata di salah satu satu sudut tembok MRT ini. Sebuah kata petunjuk. Kata itu ditulis dalam 4 bahasa: Inggris, Melayu, Mandarin, dan Tamil (Emergency, Kecemasan, 紧急, நெருக்கடி நிலை). Pemilihan kata “kecemasan” menarik perhatianku. Bagiku, pemilihan kata ini sebagai padanan Emergency lebih pas daripada kata “darurat” yang dipakai oleh orang Indonesia. Keesokan harinya, ketika aku sudah sampai di Kuala Lumpur, aku mendapati hal yang sama di ruang-ruang publik. Emergency = kecemasan.